Selasa, 15 Mei 2012

Farewell Party Buat Mina Seonsaengnim Bagian 3

0 komentar
Malam hari, masih di hari Ahad, 6 Mei 2012. Setelah acara pembagian "warisan" selesai kami masih menyempatkan diri untuk mengobrol santai. Berbincang-bincang seputar Koica, rencana Mina Seonsaengnim sepulangnya dari Indonesia dan masih banyak lagi.

Oya, Ibuk Dosen juga menyerahkan sebuah bingkisan khusus untuk Mina Seonsaengnim. Dengan semangat beliau membuka bingkisan itu. Taraaaaaaaaa.... dua buah pin dan sepasang kaos. 

Kaos yang satu berwarna merah, di bagian punggung tertulis WINKY. Sedangkan kaos yang satunya lagi berwarna pink dengan bagian punggung tertulis MINA. Wah, ternyata itu kaos couple. Mina Seonsaengnim sangat antusias dengan bingkisannya ^______^

Asik ngobrol ngalor-ngidul entah berawal dari mana (saya lupa) setelah ini kami akan keluar menuju lapangan Jetayu untuk foto-foto di depan Museum Batik.

Namun sebelum itu kami berfoto-foto dulu dengan atribut yang sudah kami siapkan yaitu topi dari koran yang sudah kami tempel dengan bendera Indonesia dan bendera Korea pada sisi depan topi. 

Gaya berfoto sudah kami siapkan. Sebelumnya Mina Seonsaengnim mengambil kursi, lalu diatasnya diletakkan kardus dengan posisi terbalik. Terakhir, beliau memasang program otomatis di kameranya, meletakkan kameranya diatas kardus lalu berlari menuju kami yang sudah bergaya. 5...4....3...2...1.... jepret. 

Dan ini beberapa hasilnya ^____^




Puas berfoto ria di rumah Mina Seonsaengnim, lokasi kami berpindah ke Lapangan Jetayu. Do you know kawan, sebelum kami menuju Lapangan Jetayu, Mina Seonsaengnim menghadiahi Alimah sebuah gitar. Horeeeee... Selamat Alimah ^______^

Dengan mengendarai sepeda motor kami menuju lapangan jetayu yang letaknya tidak terlalu jauh dari rumah Mina seonsaengnim, palingan sekitar 10 menit-an.

Subhanallah... malam ini cuaca sangat mendukung. Langit cerah ditemani supermoon, cantik sekali. Di dekat lapangan Jetayu terdapat Museum Batik. Di lapangannya sendiri terdapat taman kecil yang dengan objek utamanya yaitu tulisan BATIK.

Mulailah kami bergaya ria. Kami juga sempat meminta seseorang yang kebetulan ada disana untuk memotret kami. Berbagai pose kami lakukan mulai dari duduk, berdiri sampai melompat ^______^

Lelah berfoto-foto, terutama ketika mencoba pose dengan gaya melompat. Akhirnya kami beristirahat sambil duduk-duduk dan meneruskan obrolan. Sebagian dari kami asyik melihat foto-foto kami di kamera Mina Seonsaengnim.

Tidak terasa seru-seruan hari ini harus berakhir. Seperti halnya ada perjumpaan pasti akan ada perpisahan. Setahunan saya berteman dengan Mina Seonsaengnim. Tak terasa sebentar lagi beliau harus kembali ke negaranya. Sedih juga kalau memikirkan hal itu. 

Padahal dari Mina Seonsaengnim saya banyak belajar. Belajar lebih menghargai waktu, belajar bersungguh-sungguh dalam mengerjakan segala sesuatu. Karakteristiknya yang ceria dan pekerja keras juga menginspirasi saya. 

Disaat saya suntuk, jenuh dan hampir menyerah dengan urusan sekolah, tidak tahu harus curhat kepada siapa, biasanya saya akan berkunjung ke tempatnya bekerja sambil membawa buah-buahan asli Indonesia. Hanya dengan mendengar Mina Seonsaengnim bercerita, lumayan bisa membuat saya bersemangat kembali.

Dan sebuah bingkisan kecil berupa slide film ini semoga dapat menjadi satu kenangan yang tidak akan terlupakan. Selamat kembali ke Korea kawan... Semoga persahabatan ini akan selalu terjalin.
Friendship Forever  ^________^



Read more ►

Senin, 14 Mei 2012

Farewell Party Buat Mina Seonsaengnim Bagian 2

0 komentar

AHAD, 6 Mei 2012

Sore yang cerah. Target datang tepat waktu jam 16.00 hanya dipecahkan oleh saya sendiri (hehehe.....) Dengan segala permasalah yang dihadapi, akhirnya satu persatu teman berdatangan.

Yang paling heboh adalah "duo petugas pengambil nasi tumpeng" sempat kebingungan karena tidak ada motor nganggur yang bisa mereka pakai. Alhasil dengan perjuangan susah payah beserta tumpeng, Alimah dan Arif sampai juga di rumah Mina Seonsaengnim ^_____^

Semua perlengkapan dikeluarkan. Pengen ketawa lihat ekspresi wajah Mina Seonsaengnim yang tampak kebingungan. Setelah dijelaskan secara detail dan terperinci, sepertinya beliau lumayan "agak" paham hehehe...

Oke... Perlombaan pun dimulai. Diawali dengan lomba makan kerupuk yang diikuti oleh seluruh peserta (kecuali saya sebagai seksi dokumentasi hihihi *ngeles dikit ah). Lomba makan kerupuk dimenangkan oleh Mina Seonsangnim. Horeeeeee....

Lomba yang kedua adalah memindahkan bendera ke dalam botol. Kali ini saya harus ikut. Diputaran pertama saya menang. Namun saat di final melawan Arif... saya harus mengakui kekalahan saya hiks...hiks...hiks....

Lomba selanjutnya adalah memasukkan pensil ke dalam botol. Waaaah.... yang ini seru bangets. Salut buat Bu Tyas yang berhasil menyabet mendali krupuk usek hehehe....

Di lomba balap kelereng, kali ini di putaran final Mina Seonsaengnim melawan Ibu Tyas. Mina Seonsaengnim sudah memperoleh 1 mendali krupuk usek, begitu pula bu Tyas. Ini akan menjadi pertandingan yang sangat seru. Daaaan... mendali krupuk usek kali ini diraih kembali oleh Ibu Tyas plok..plok...plok (tepuk tangan meriah)

Menjelang pertandingan terakhir, ternyata tinggal saya, Alimah dan Ibuk Dosen yang belum memenangkan satu lomba pun :(

Lomba memasukkan benang ke dalam jarum adalah lomba penutup. Hahaha.. kali ini saya cukup menjadi penggembira saja. Di putaran final, Arif melawan Alimah. Walaupun dihadapkan dengan kendala teknis, yaitu ruangan yang agak redup, tapi Arif harus mengakui kehebatan Alimah ^______^

Daaaaaaaaaaaan... inilah para jawaranya:
1. Lomba makan kerupuk : Mina Seonsaengnim.
2. Lomba memindahkan bendera : Arif
3. Lomba memindahkan kelereng : Bu Tyas
4. Lomba memasukkan pensil ke dalam botol : Bu Tyas
5. Lomba memasukkan benang ke dalam jarum : Alimah 

Wah... Congratulation buat semua pemenangnya. Tinggal saya dan Ibuk Dosen yang nelongso karena tidak ada foto dengan kalungan mendali kerupuk usek hehehe.... (nelongso tapi kok malah ketawa ya???)

Selesai lomba, tiba saatnya untuk potong tumpeng horeeeee...
Lokasi acara berpindah tempat. Saat lomba semua dilakukan di lantai bawah. Sekarang kami semua menuju lantai dua.

Mina Seonsaengnim sudah menyiapkan banyak buah-buahan. Ada anggur, jeruk, pepaya, melon (aduh... buah duku yang saya bawa sedikit dicuekin nih hehehe...)


Acara makan-makan dimulai dengan pemotongan tumpeng oleh Mina Seonsaengnim. Dilanjutkan oleh Ibu Tyas, Ibuk Dosen, Saya, Alimah dan Arif.  Menurut adat kebiasaan orang Korea, kalau mengambil makanan biasanya dimulai dari orang yang paling tua.

Menu yang ada pada nasi tumpeng kali ini adalah:
1. Nasi tumpeng
2. Ayam goreng
3. Kering tempe
4. Perkedel kentang
5. Telur dadar yang diiris tipis-tipis
6. Lalapannya timun dan daun kemangi.
Hmmmm... maknyuuuusss. Mina Seonsaengnim aja sampai nambah beberapa kali hehehe...

Selesai makan, acara selanjutnya adalah sholat maghrib berjamaah. Arif, Ibuk Dosen dan Bu Tyas sholat, Alimah mencuci piring. Saya ngapain ya??? lupa ^_____^

Usai sholat dan beres-beres, kami berenam menonton slide film yang saya buat khusus untuk Mina Seonsaengnim. Ini nih slide-nya. Monggo silahkan di tonton :)


Setelah itu kami kembali mengobrol santai sambil menikmati sajian buah-buahan. Diselingi dengan pembagian "warisan" dari Mina Seonsaengnim berupa aneka perabotan rumah tangga seperti hanger, toples, karpet, pigura foto, kaos, bangku plastik, tas laptop dan masih banyaaaaaaaaaaaaak lagi :D

Entah berawal dari mana (saya lupa) setelah ini kami akan keluar menuju lapangan jetayu untuk foto-foto di depan museum batik.

To be continued.....



Catatan...
Lho, fotonya kok sedikit amat ya??? 
Tenang aja kawan.... Semuanya saya jadikan satu di  Farewell Party Buat Mina Seonsaengnim Bagian 3  ^______^

Read more ►

Minggu, 13 Mei 2012

Farewell Party Buat Mina Seonsaengnim Bagian 1

0 komentar

Masih setia dengan MINGGU PERSAHABATAN ^______^ 
Kali ini saya ingin bercerita tentang kegiatan seru yang saya dan teman-teman saya lakukan hari ahad dua minggu yang lalu, tepatnya tanggal 6 mei 2012.

Ceritanya, sahabat sekaligus guru bahasa korea kami, Mina Seonsaengnim sebentar lagi akan kembali ke negaranya. Kami (saya, Ibuk Dosen, Alimah, Arif dan Bu Tyas) dari first Korean Class ingin membuat FAREWELL PARTY yang semoga sangat berkesan untuk Mina Seonsaengnim.

SABTU, 5 Mei 2012

Mulailah kami "bermusyawarah" (hehehe... bahasanya resmi amat ya). Kami berkumpul dan berembug di KBMI. Tak perlu waktu lama, "ide-ide gila" mulai bermunculan. Intinya kita ingin membuat suatu acara yang "Indonesia Banget". 

Hasil musyawarah memutuskan:
1. Kita pesen nasi tumpeng (Mina Seonsaengnim bakal kita beri penghormatan untuk memotong tumpeng)
2. Kita akan mengadakan lomba 17 Agustusan, diantaranya: lomba makan kerupuk, lomba balap kelereng, lomba memindahkan bendera ke dalam botol, lomba memasukkan benang ke dalam botol, lomba memasukkan pensil ke dalam botol.
3. Pemenang lomba akan mendapat kalungan  mendali "kerupuk usek"
4. Dress code: baju bewarna ungu
5. Menyiapkan topi dari koran yang di tempel bendera Indonesia dan bendera Korea

Keputusan sudah diambil, maka kita pun mulai dengan berbagi tugas. 

Daftar  pembagian tugas:
1. Arif
a. Memesan nasi tumpeng. Dan membawa nasi tumpeng ditemani Alimah.
b. Membuat kalung mendali dari kerupuk usek.
c. Membuat bumbu rujak.

2. Alimah
a. Mengambil pesanan nasi tumpeng bersama Arif.
b. Membawa kerupuk dan benang kasur untuk lomba makan kerupuk.

3. Ibuk Dosen 
a. Membawa kelereng, sendok, botol, pensil, bendera dan topi.

4. Saya
a. Menyiapkan bendera Indonesia dan bendera Korea untuk ditempel di topi
b. Membawa minuman dan buah

5. Bu Tyas
a. Membawa jarum dan benang jahit
b. Membawa daun pisang.

Sekitar jam satu siang "musyawarah" usai. Kami pulang dengan tugas masing-masing dengan hati riang ^_____^


To be continued.....




Catatan... 
sayang banget pas "musyawarah" ngga ada yang foto-foto. Jadinya ngga ada dokumentasinya :(
Padahal waktu itu Arif  bawa es kelapa muda. Kenapa ngga kepikiran buat moto ya??????
Read more ►

Sabtu, 12 Mei 2012

Gamsahamnida

0 komentar
Dikantor...dikamar... semua penuh dengan kertas.

Setelah tiga hari berkutat dengan data, sempat hilang nafsu makan, sempat puyeng, bahkan tadi siang sempat gemetar karena perut kosong. Akhirnya berkas laporan selesai juga dan sudah dikumpulkan.

Mungkin bagi teman-teman yang sudah berpengalaman ini hanya berkas biasa. Namun bagi saya yang masih sangat awam... aduh... benar-benar bikin stress. 

Alhamdulillah, sangat bersyukur punya teman-teman yang baik hati yang banyak membantu saya untuk menyelesaikan pendataan ini.

Nah... masih berkaitan dengan MINGGU PERSAHABATAN. Postingan ini secara spesial saya tulis untuk teman-teman yang selalu mensuport saya disaat-saat genting khususnya saat-saat harus mengumpulkan laporan, proposal, data dll. 

Juga teristimewa untuk teman-teman yang setia membimbing dan menjawab pertanyaan saya seputar administrasi, surat menyurat dan hal-hal yang berkaitan dengan itu semua.

Jeongmal Gamsahamnida untuk:

Pertama... Semua guru-guru KBMI yang selalu siap dan tanggap kalau saya minta untuk kumpul dan brieffing. Terima kasih sudah mau bersabar menghadapi pimpinannya, yang wajah juteknya akan semakin jutek kalau sudah berhadapan dengan administrasi dan keuangan ^_____^

Kedua... Untuk Ibu kepala TK dan TU TKMI, yang ngga pernah nyuekin kalau saya sedikit-sedikit bertanya... Sedikit-sedikit meminjam contoh surat dsb. Makasih Ustadzah Atik dan Ustadzah Rini....

Ketiga... Untuk teman seperjuangan sesama Kepala Kelompok Bermain... Ibu Tyas, yang selalu welcome untuk semua pertanyaan saya, walaupun terkadang hampir jam sepuluhan malam saya telpon, tapi tetep aja sabar menjawab semua pertanyaan saya seputar surat, proposal, SPJ dan sejenisnya. Maksih banget buk. Walau kadang kita beda pandangan tapi tetep empat jempol buat Bu Tyas hehehe....

Keempat... Untuk Bu Indah dan Bu Hikmah dari HIMPAUDI, yang selalu update informasi. Saya yang kuper sangat terbantu dengan SMS-SMS njenengan berdua. Maturnuwun sanget ^______^


Read more ►

Kamis, 10 Mei 2012

Minggu Persahabatan

0 komentar
Gara-gara kegiatan puncak tema di sekolah, sekarang semua berasa ada temanya. Suerrr deh dan itu yang sedang saya rasakan saat ini. 

Menurut saya, minggu kemarin adalah Minggu Nasionalisme. Karena saya melakukan hal-hal yang tidak biasa saya lakukan. Contohnya mendonlot semua lagu perjuangan (biasanya saya cuma donlot lagu-lagu jepang dan korea)

Dan minggu ini, tema yang saya rasa sesuai dengan suasana hati saya adalah Minggu Persahabatan. Mengapa... gara-gara pengen bikin slide film persahabatan buat Mina Seonsaengnim yang sebentar lagi bakal kembali ke negara asalnya yaitu Korea. Saya sengaja  hunting lagu-lagu yang bertemakan persahabatan di Youtube.

Wow surprice banget... ternyata lagu bertema persahabatan keren-keren lho.  Ngga percaya???  Nih saya  pasang beberapa lagu bertema persahabatan mulai dari lagu Indonesia, Barat, Korea, dan Jepang.

Sheila On Seven "Sahabat Sejati"


That's What Friend Are For


Kiroro-Best Friend


SNSD-My best Friend

Ayo... suka lagu yang mana kawan??? Kalau saya suka semuaaaaaa ^_______^
Read more ►

Rabu, 09 Mei 2012

Window Movie Maker

0 komentar
Sudah lamaaaaaa banged pengen belajar bikin slide film. Tepatnya sesudah pulang piknik dari jogja. Namun ngga ngerti caranya :(

Dulu pernah janjian minta diajarin sama Arif, tapi belum juga terlaksana karena dia sangat sibuk. Baru benar-benar terlaksana saat Puncak Tema Tanah Air.

Ceritanya, saat itu saya sedang berfikir tentang kegiatan yang akan dilakukan untuk mengisi puncak tema Tanah Air. Sebetulnya sebuah rencana sudah disiapkan, bahkan tinggal menunggu eksekusinya saja. Tapi sejujurnya rencana yang sudah ada itu "sedikit" kurang wah untuk sebuah puncak tema (menurut saya pribadi).

Malam hari menjelang hari H, sebuah ide tba-tiba lewat begitu saja di kepala saya. Ide untuk membuat sebuah slide film yang berisi semua hal tentang indonesia. Mulai dari bendera, lambang negara, peta, presiden, tempat wisata berkelas internasional milik indonesia juga adat istiadat dan kebudayaan Indonesia.

Ah... sayangnya ide itu datang di malam hari dan saat itu saya sama sekali tidak tahu bagaimana cara membuat slide film. Satu-satunya guru yang bisa adalah Ibuk Dosen. Tapi waktu itu sudah terlalu malam untuk meminta tolong Ibuk Dosen membuatkan slide film.

Alhasil saya browsing ke sana kemari, mencari tutorial untuk membuat slide. Sampai-sampai saya mendonlot picasa dan beberapa piranti lainnya.. Namun tetap saja tidak tahu caranya. (gemes banget waktu itu) Akhirnya saya menyerah :(

Keesokan harinya, saat eksekusi puncak tema untuk Kelompok A dilaksanakan, saya menyampaikan ide saya kepada semua guru. Alhamdulillah direspon baik oleh mereka. Sepulang sekolah, saya melanjutkan perburuan saya. Yaitu mendonlot berbagai macam foto yang berhubungan dengan Indonesia. Alhamdulillah untuk lagu-lagu perjuangan ,saya sudah download sebelumnya.

Kelar donlot-mendonlot, semua file saya serahkan pada Ibuk Dosen untuk meramunya menjadi sebuah slide film yang menarik untuk ditonton anak-anak KBMI.

Alhamdulillah, acara puncak tema Tanah Air untuk kelompok B, yang diisi dengan aneka lomba dan mengajak anak menonton dan belajar tentang Indonesia terlaksana dengan baik. Slide film buatan Ibuk Dosen juga keren banget. Saya sangat puas dengan kegiatan puncak tema Tanah Air kali ini.

Beres acara, saya langsung meminta Ibuk dosen untuk mengajari saya membuat slide film. Dan... owwww ternyata, asal tahu tehnik dasarnya saja, kita sudah bisa membuat slide film. Kalau ngga salah... tidak sampai sepuluh menit ibuk dosen mengajari saya hehehe...

Dibawah ini adalah slide film yang saya buat sendiri dengan menggunakan WINDOW MOVIE MAKER. Pastinya masih banyak kekurangan. Tapi.. saya tidak akan pernah berhenti untuk belajar.
SEMANGAAAAAAT!!!


 





Read more ►

Selasa, 08 Mei 2012

Negeri kedua

0 komentar
Sudah seminggu lebih saya tidak nonton televisi. Karena seminggu yang lalu sebuah angin kencang telah mematahkan tiang antena televisi saya. But... its oke. Toh selama ini pun saya termasuk yang jarang nonton televisi.

Acara televisi terakhir yang saya tonton adalah sebuah program baru di Trans7 yang berjudul Negri Kedua. Acara ini berkisah tentang orang asing yang menjadikan Indonesia sebagai negri ke duanya setelah tentu saja negeri asalnya.

Nah, pas yang saya tonton ini adalah seorang bule berkewarganegaraan Swiss yang sudah tinggal selama 20 tahun di Indonesia. Beliau bahkan menikahi wanita Indonesia. 

Yang membuat saya salut adalah beliau merupakan tokoh yang mengenalkan kuliner khas Bali ke mancanegara. Namanya...lupa, coz' namanya kurang familiar di telinga ^_____^

Profesi awalnya sebagai kepala chef di sebuah hotel bintang lima di Bali. Saat terjadi krisis moneter, beliau dan ratusan pegawai hotel terpaksa dirumahkan. 

Dan perjuangan beratpun dimulai. Menurut beliau, hidupnya sempat berubah drastis. Dulu, sewaktu menjadi kepala chef, semua ada. Kulkas selalu penuh dengan makanan. Namun setelah di PHK, bahkan kulkas pun dia tidak punya. 

Berkat dorongan dan semangat dari istri tercinta, dia mampu bertahan. Beliau bahkan sempat kembali ke profesi awalnya, yaitu sebagai fotografer. Beliau membuat buku resep masakan tradisional Bali lengkap dengan foto hasil bidikan kameranya. Beliau juga akhirnya merintis sebuah bisnis yaitu restoran yang menyajikan masakan tradisional Bali.

Yang bikin semakin keren adalah, saat ini restonya sudah berkembang pesat, beliau bahkan membuka kursus memasak bagi wisatawan Mancanegara yang ingin belajar kuliner khas Bali.

Bahkan restoran yang dikelolanya mempunyai sistem daur ulang. Limbah organik digunakan untuk pupuk. Sedangkan limbah cairnya, setelah diolah digunakan untuk menyiram tanaman. Dia bilang, walaupun sedikit lebih mahal namun dia bisa ikut melestarikan lingkungan.

Ssst... itu baru kemajuan di bidang kuliner. Di bidang fotografi, beliau hobi banget memotret puncak gunung saat matahari terbit. Bayangin aja... sudah ada lebih dari 33 gunung di Indonesia yang sudah dia daki. Kereeeeeeen.... Saya aja yang orang Indonesia tulen belum pernah mendaki gunung. Palingan ke gunung Tangkuban Perahu hehehe....

Terakhir, saat ditanya apa arti istri baginya. Dia menjawab... Peran istrinya sangat besar. Beliau juga mengatakan, "Saya punya ini... punya itu.... semua atas dukungan Puji (nama istrinya). Tidak ada Puji, tidak ada ini semua." ucapnya sambil berkaca-kaca. SALUUUUUUUUUT...

Pesan moral yang saya dapatkan dari tayangan ini adalah:
1. Untuk mencapai kesuksesan butuh kerja keras, ketekunan, kesabaran dan strategi.
2. Dukungan orang terdekat ibarat amunisi yang dibutuhkan saat bertempur.
3. Cintai Indonesia, tanah air tercinta yang memiliki kekayaan alam dan budaya yang tak ternilai harganya
4. Jangan banyak omong. Tapi lakukan...lakukan...dan lakukan.
Read more ►
 

Copyright © 2012 All about me Design by O Pregador | Blogger Theme by Blogger Template de luxo | Powered by Blogger